“ Mengunjungi museum adalah pencarian untuk keindahan, kebenaran dan kehidupan kita. Maka pergilah ke museum sesering kau bisa.”
Ungkapan Maira Kalam, seniman dan penulis kewarganegaraan Amerika Serikat.
-------------------
Esensial keberadaan museum tidak akan lekang oleh waktu. Dia menyimpan cerita peristiwa masa lampau dan mungkin saja terulang saat ini atau dimasa akan datang. Kita dapat menjadikanya sebagai sarana pelajaran untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Dalam sejarah Perancis, museum juga digunakan sebagai alat politik untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan. Contohnya, Museum Lauvre yang menjadi simbol perlawanan terhadap kekuasan monarki dan alat propaganda politik. Selama 8 abad, Lauvre yang mulanya adalah istana kerajaan Perancis berubah menjadi museum. Tepatnya pada tanggal 10 Agustus 1793, Lauvre diresmikan menjadi museum.
Peresmian museum bersamaan dengan diusirnya raja terakhir Perancis Louis XVI diusir dari Lauvre. Sang raja berjalan melewati Gallery of Appollo, dimana sebenarnya ruangan ini didedikasikannya .
Peristiwa tersebut menjadi pesan bagi masyarakat Perancis bahwa monarki telah runtuh dan seluruh propertinya menjadi milik publik. Dalam sejarah, kejadian ini menjadi awal dari revolusi Perancis yang merubah peradaban Eropa.
Sebelum menjadi museum, Lauvre adalah istana dan kediaman Monarki Perancis. Dibangun pada tahun 1190 yang berlokasi di tepian Sungai Seine. Luas bangunan terus bertambah beberapa abad kemudian. Bangunan museum pertama dibangun pada tahun 1535 diatas castil yang lama. Sedangkan wing bangunan dibangun oleh Raja Henry IB dan Raja Louis XVIII. Terdapat 380 ribu koleksi, namun yang dipajang hanya 35 ribu saja.
Arsitek I.M Pei merancang pintu masuk utama yang berbentuk pyramid kaca. Akses utama masuk museum ini diresmikan pada tahun 1989. Tujuanya adalah untuk mempermudah pengunjung masuk ke museum.
Lauvre : Alat Propaganda
Museum Lauvre menyimpan banyak koleksi karya seni seperti peninggalan Mesir, Yunani, Romawi dan Kebangkitan Italia (Italian Renaissance).
Napoleon Bonapartte menjadikan museum sebagai propaganda militernya untuk mendapatkan dukungan masyarakat Perancis. Dia sangat paham karakteristik budaya Perancis yang menempatkan karya seni adalah tanda kemuliaan dan Lauvre adalah tempatnya.
Hasil jarahan perang seperti patung di Vatikan, patung kareta dari Gereja San Marino di Venice di bawa ke Paris. Benda-benda tersebut beserta archeological yang ditemukan saat ekspedisi Mesir menjadi alat dan cerita saat parade memasuki Paris.
Setelah kejatuhan Napoleon tahun 1815, Sebagian jarahan perang tersebut dikembalikan ke negara asalnya sedangkan sisanya masih di pajang di Museum Lauvre.
The Dorghese Gladiator. Patung marbel peninggalan Yunani yang menggambarkan seorang kesatria. Diperkirakan dibuat tahun 100 SM. Patung ini merupakan salah satu yang dibawa Napoleon Bonaparte tahun 1807 ke Paris untuk menjadi koleksi Museum Lauvre.
The Winged Victory of Samotharace. Berasal dari Pulau Samotharace, utara Pulau Aegean. Merupakan mahakarya pematung Yunani pada Era Hellenistic, sekitar abad 2 SM. Patung menvisualkan Dewa Nike (Kejayaan).
Lauvre : Saksi Diskiriminasi Berlebihan
Pilar utama koleksi Museum Lauvre adalah peninggalan Mesir, Yunani, Romawi, kebangkitan Italia dan Perancis.
Sampai dengan abad ke 19, koleksi yang berasal dari negara jajahan Perancis tidak menjadi bagian yang dipajang. Benda sejarah, karya seni dan aterfak dianggap masih “primitive” dan tidak sejalan dengan semangat Revolusi Perancis yang mengusung kemajua teknologi.
Setidaknya posisi ini berakhir pada tahun 1980 an, setelah ada tekanan memasukan koleksi dari Afrika untuk dipajang. Pihak pengelola museum membagi koleksi berdasarkan pendekatan wilayah, yakni : Afrika, Asia, Ocenia dan Amerika.
Galerie d’Apollon Ruang ikonik dari Istana Lauvre. Dirancang tahun 166o an dan menjadi bagian dari Museum sejak tahun 1790 an
Senyuman Monalisa karya Leonardo da Vinci menjadi lukisan yang terkenal saat ini. Lukisan minyak ini dibuat diperkirakan antara tahun 1503 sampai 1519 saat Leonardo tinggal di Florance




